Produk dari produsen Suku Cadang Keras Transmisi lambat laun akan aus selama proses pengereman mobil, dan harus dianggap sebagai suku cadang. Jika pengemudi tidak memperhatikan keausan Katrol Transmisi dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya akan menimbulkan risiko keselamatan akibat berkurangnya efek pengereman, tetapi juga sangat membahayakan keselamatan penumpang, jadi berhati-hatilah. Hal-hal berikut ini harus mendapat perhatian khusus dalam pemeriksaan harian dan pemeliharaan Katrol Transmisi:

② Katrol Transmisi umumnya terdiri dari dua bagian: bagian belakang baja dan bahan gesekan. Penting untuk tidak menunggu sampai bagian material gesekan aus sebelum mengganti Bagian Keras Transmisi. Beberapa mobil memiliki fungsi alarm rem. Jika batas kerusakan terlampaui, tampilan digital akan memperingatkan dan mengingatkan penggantian. Produk dari produsen Suku Cadang Keras Transmisi yang telah melampaui batas penggunaannya harus diganti. Kalaupun masih bisa digunakan untuk sementara waktu, efek pengeremannya akan berkurang dan keselamatan berkendara akan terancam.
③ Saat mengganti, Anda harus mengganti Katrol Transmisi berkualitas yang diproduksi oleh produsen terpercaya. Hanya dengan cara ini efek pengereman antara Bagian Keras Transmisi dengan cakram rem dapat optimal dan kerusakan dapat diminimalkan.
④ Saat mengganti Bagian Keras Transmisi, Anda harus menggunakan alat perawatan untuk mendorong silinder rem ke belakang. Jangan gunakan linggis lain untuk menekannya kembali dengan keras, karena dapat dengan mudah menyebabkan sekrup pemandu kaliper rem bengkok dan menyebabkan Bagian Keras Transmisi tersangkut.
⑤ Setelah mengganti produk merek Suku Cadang Keras Transmisi, Anda hanya perlu menginjak rem beberapa kali untuk menghilangkan celah antara Suku Cadang Keras Transmisi dan cakram rem, dan Suku Cadang Keras Transmisi perlu dijalankan sejauh 150 kilometer untuk mencapai efek pengereman yang baik.
